Berita

FKUB Kecamatan Mijen Ikut Promosikan Kerukunan Lewat Upacara Peodalan

UPACARA Piodalan dan Pawintenan Pemangku digelar di Pura Agung Giri Natha Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/3/2024). Upacara yang diikuti ratusan umat Hindu serta beberapa pemangku dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut bermakna menyucikan kembali pura, serta sebagai rasa syukur atas hari jadi Pura Agung Giri Natha. Pada prosesi itu ditampilkan sejumlah kesenian tari.


Menurut Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Semarang I Nengah Wirta Darmayana, upacara Piodalan adalah upacara pemujaan ke hadapan Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa), menyucikan kembali pura, dan juga bermakna hari ulang tahun bagi pura. Tahun ini di Pura Agung Giri Natha dilaksanakan Piodalan Agung atau berskala besar dengan mendatangkan pinandhita dari Bali.


Pada upacara Piodalan juga digelar tarian sacral sebagai simbol rasa syukur. Ada tari Rejang Dewa, tari Baris Tombak, dan tari Rejang Sari.


Selain upacara Piodalan, juga ada upacara Pawintenan Pemangku. Ada 37 orang dari sejumlah kota di Jateng yang mengikuti prosesi menyucikan diri itu. Setelah disucikan secara spiritual, mereka bisa menjadi seorang pemangku.

berlangganan

Dapatkan Informasi Terkini Langsung ke Inbox Anda!