Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang menggelar Rapat Koordinasi dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) Keagamaan se-Kota Semarang, dalam rangka menampung aspirasi serta memperkuat sinergi lintas agama dalam menjaga keharmonisan dan semangat kebangsaan di Kota Semarang.
Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari 26 ormas keagamaan di Kota Semarang, dan juga dinas terkait serta hadir juga kemenag kota semarang ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Drs. KH. N. Mustam Aji, MM , Ketua FKUB Kota Semarang, menyampaikan paparan mengenai indeks kota toleran di Kota Semarang. Ia menegaskan bahwa Semarang termasuk salah satu kota dengan tingkat toleransi yang cukup tinggi, namun perlu terus diperkuat melalui dialog, kolaborasi, dan kerja bersama antar umat beragama.

“Harapan kami, rapat koordinasi ini tidak hanya menjadi forum formalitas, tetapi benar-benar menjadi ruang terbuka untuk menampung aspirasi, mendengarkan kebutuhan, dan memperkuat kebersamaan antar ormas keagamaan di Kota Semarang,” ujarnya.
Sementara itu, Agus Joko Triyono, S.STP., M.M.,selaku Plt Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, menegaskan pentingnya peran FKUB dalam menjaga kondusivitas dan stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat. Ia menilai rapat koordinasi ini menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi lintas agama.

“Dengan adanya acara ini, mudah-mudahan seluruh aspirasi dari berbagai ormas keagamaan dapat diserap dan ditindaklanjuti untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari H. Dony Aldise Harahap S.Kom., M.Ap selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha kemenag Kota Semarang, yang secara resmi membuka kegiatan rapat koordinasi tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi lintas agama serta berharap diskusi ini dapat melahirkan ide-ide strategis yang bisa diimplementasikan bersama demi terciptanya kehidupan beragama yang harmonis dan inklusif.

“Kita harapkan dari forum ini muncul gagasan konkret yang dapat disinergikan antar lintas agama, agar keharmonisan yang sudah terjalin di Kota Semarang dapat terus kita rawat dan kembangkan,” ujarnya.
Sebelumnya, Syarif Hidayatullah, S. Ag., M.Si selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan rapat koordinasi ini. Ia menyebut bahwa dukungan dari berbagai elemen sangat penting untuk kesuksesan kegiatan FKUB dalam membangun komunikasi dan toleransi antar umat beragama.

Acara ini dihadiri oleh 26 ormas keagamaan dan dinas terkait dari berbagai latar belakang di Kota Semarang. Seluruh peserta aktif memberikan masukan, pandangan, serta ide-ide terkait penguatan peran ormas keagamaan dalam mendukung program toleransi, yaitu malam tirakatan berbasis perbedaan keyakinan.
Melalui kegiatan ini, FKUB Kota Semarang berharap tercipta komunikasi dua arah yang konstruktif antara pemerintah, ormas, dan masyarakat lintas iman. Forum ini juga menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam menjaga kerukunan, persaudaraan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).




