SEMARANG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang bersama tokoh agama dan masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan bersih-bersih sungai atau resik-resik kali yang digelar TNI dan Polri dalam rangka memperingati HUT TNI. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi bakti sosial yang menyasar lingkungan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Usai kegiatan bersih-bersih sungai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di wilayah Kecamatan Semarang Tengah. Aksi penghijauan tersebut sekaligus mendukung program Wali Kota Semarang dalam gerakan penanaman 10.000 pohon di berbagai wilayah Kota Semarang.

Danramil Semarang Tengah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI dan Polri terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Ini merupakan kegiatan rutin bakti sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Semarang Tengah, Sunardi, menegaskan bahwa pemerintah di tingkat wilayah terus mendorong pelaksanaan program penanaman pohon dengan memanfaatkan setiap lahan yang tersedia.
“Program Wali Kota Semarang ini kami lanjutkan dengan memanfaatkan setiap jengkal tanah untuk ditanami. Targetnya adalah penanaman 10 ribu pohon di Kota Semarang,” kata Sunardi.
Keterlibatan FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI-Polri, serta pemerintah dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan. FKUB Kota Semarang juga terus mendorong kerja sama lintas agama dan elemen masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu wujud nyata kerukunan di Kota Semarang, di mana keberagaman agama dan latar belakang masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk bersama-sama menjaga lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

